Selamat Datang di
Website Himpunan Keluarga Maula Aidid

Al-Imam Muhammad Maula Aidid mendirikan rumah dan masjid kecil di lembah Aidid. Tidaklah orang-orang datang ke lembah tersebut kecuali untuk melaksanakan shalat jum’at atau berziarah kepada para Ahli Khair dan para Sholihin.

Suatu Ketika Al-Imam ditanya oleh beberapa orang : “Wahai Imam mengapa engkau mendirikan sebuah masjid yang juga dipakai untuk shalat jum’at sedangkan dilembah ini tidak ada penghuninya”.. Lalu beliau menjawab :” Nanti akan datang suatu zaman yang mana di zaman tersebut banyak sekali ummat yang datang kelembah ini dan bertabaruk “.

Untitled Document

Kajian

ETIKA BISNIS DALAM ISLAM

by Sayyid Muhammad Yusuf Aidid, S.Pd.,M.Si

I. Pengertian Bisnis             Bisnis adalah kata serapan dari bahasa Inggris yaitu Bussiness. Bisnis secara etimologi yaitu selling, atau the activity of buying and selling goods and service (Cambridge Advance Learner’s Dictionary: 2013: 201). Perspektif dari pengertian tersebut bahwa bisnis sama dengan jual beli, ada penjual, pembeli, ada barang, dan ada alat transaksi jual beli, dan
... Read more »

BIOGRAFI IMAM GOZALI - 1

by MUHAMMAD YUSUF AIDID S.Pd

1 Masa kelahiran dan perkembangan Imam Ghazali             Imam Ghazali lahir dari keluarga sederhana. Ayahnya seorang asketis yang selalu taat pada agama. Ia selalu berkumpul bersama ulama-ulama dan cendikiawan muslim pada masanya. Suatu ketika ia mendengar ulama menjelaskan bahwa makanan atas jerih payah sendiri adalah paling utama. Perkataan seorang ulama ersebut menjadi pegangan di dalam
... Read more »

BIOGRAFI IMAM GOZALI - 2

by MUHAMMAD YUSUF AIDID S.Pd

7 Pokok Tasawwuf Imam Ghazali Jika dilakukan penelaahan secara sistematis dan terstruktur terhadap kitabIhya’ Ulum al-Din, maka akan ditemukan beberapa doktrin tasawuf pokok Imam al-Ghazali, yaitu tauhid, makhafah, mahabbah, dan ma’rifat. Dari ajaran-ajaran pokok ini lahir konsep taubat, shabr, zuhud, tawakkal, dan ridha. Tak bisa seseorang mengaku bertauhid sekiranya seseorang masih menduakan Allah dengan yang lain; misalnya tak bertawakkal
... Read more »

[1]